7 Instansi yang Wajib TOEFL di CPNS 2019

Sejak dibuka pada tanggal 11 November 2019 lalu, antusiasme masyarakat dalam mengikuti seleksi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) ini semakin tinggi. Bahkan hingga 22 November lalu, data yang dipublikasikan BKN (Badan Kepegawaian Negara) menunjukkan bahwa sudah 4.336.587 orang membuat akun SSCN, 2.658.829 orang sudah mengisi formulir, dan 1.690.685 orang sudah melakukan submit.

Dalam melamar posisi atau formasi yang dibutuhkan dalam CPNS ini, kamu diharuskan untuk memahami terlebih dahulu apa saja persyaratan yang diperlukan. Bahkan dalam formasi yang sama, persyaratan yang diperlukan pun bisa jadi berbeda jika kamu melamar melalui formasi khusus. Instansi yang berbeda pun juga memiliki ketentuan yang berbeda-beda.

Salah satu ketentuan yang perlu kamu perhatikan adalah ada atau tidaknya syarat skor TOEFL atau sertifikat kemampuan bahasa inggris, pada instansi yang ingin kamu lamar.

Nah jika kamu sudah memiliki sertifikat TOEFL setidaknya kamu perlu melihat apakah skor TOEFL mu sudah memenuhi persyaratan.

Ada beberapa instansi yang pada rekrutmen CPNS tahun 2019 ini mewajibkan TOEFL. Apa saja instansi tersebut? Yuk kita simak.

1.Kementerian ESDM

Pada rekrutmen CPNS tahun 2019 ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka formasi sebanyak 50 formasi.

Instansi ini mewajibkan adanya skor TOEFL minimal yang harus dipenuhi. Adapun skor minimalnya adalah sebesar 450.

TOEFL ini diwajibkan bagi semua pelamar yang mendaftar pada kementerian ini kecuali pengamat gunung api, formasi disabilitas, dan formasi putra/putri Papua dan Papua Barat. Meskipun demikian, jika penyandang disabilitas melamar pada formasi umum, tetap diwajibkan melampirkan sertifikat TOEFL.

2. Kementerian PUPR

Selain Kementerian ESDM yang mewajibkan TOEFL, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga diharuskan memiliki sertifikat TOEFL dengan skor minimal 450 (ITP), skor 53 (IBT), 405 (TOEIC), dan skor 5 (IELTS).

Pada tahun ini, Kementerian PUPR membuka sebanyak 1.048 formasi.

3. Kemenkominfo

Kemenkominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika) juga memberikan ketentuan skor TOEFL pada proses rekrutmen CPNS tahun 2019 ini.

Skor minimalnya adalah sebesar 450 (TOEFL), TOEIC sebesar 605, atau IELTS minimal 4. Sedangkan untuk formasi putra-putri Papua dan Papua barat, tidak diberlakukan kententuan wajib TOEFL ini.

4. Kementerian PPPA

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) membuka formasi sebanyak 25 pada tahun ini.

Kementerian PPPA mensyaratkan pelamar untuk memiliki skor TOEFL minimal sebesar 450 (TOEFL Prediction). Kemudian untuk pelamar dengan formasi disabilitas serta formasi putra-putri Papua dan Papua Barat tidak diwajibkan melampirkan sertifikat TOEFL.

5. Kementerian Perindustrian

Jika kebanyakan instansi yang mewajibkan TOEFL mensyaratkan skornya pada kisaran 450, berbeda halnya dengan Kementerian Perindustrian.

Kementerian Perindustrian memiliki ketentuan skor yang relatif lebih tinggi yaitu berkisaran antara 475-500. Adapun untuk formasi guru dan dosen skor TOEFL minimalnya adalah sebesar 475. Sedangkan untuk formasi di unit kerja Direktorat Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional adalah sebesar 500.

6. Kementerian Luar Negeri

Kementerian Luar Negeri pada tahun ini memberikan syarat minimal skor TOEFL yang cukup tinggi yaitu sebesar 550 untuk pelamar diplomat.

Formasi yang dibuka oleh Kemenlu (Kementerian Luar Negeri) tahun ini adalah sebanyak 132 formasi.

7. Badan Kepegawaian Negara

BKN (Badan Kepegawaian Negara) selaku pihak yang menyelenggarakan seleksi CPNS juga membuka kesempatan bagi kita untuk melamar pada posisi yang tersedia.

Formasi yang dibutuhkan adalah sebesar 198. Sedangkan skor TOEFL minimal yang ditetapkan adalah 450 (TOEFL Prediction).


Sekian itu tadi 7 instansi yang mewajibkan TOEFL. Jika kamu sudah memiliki sertifikat TOEFL yang masih bisa digunakan atau belum kadaluarsa, kamu dapat mengeceknya kembali apakah kamu sudah memenuhi ketentuan instansi tadi? Jika sudah, kamu dapat menggunakannya untuk melamar formasi yang dibutuhkan pada instansi-instansi tadi.

Namun jika skormu belum memenuhi atau kamu tidak memiliki sertifikat TOEFL, dengan keterbatasan waktu yang ada, akan lebih baik jika kamu mencari institusi lain atau formasi lain yang sekiranya tidak mensyaratkan adanya sertifikat TOEFL.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *