Masih bingung cara daftar cpns? ini dia penjelasan lengkapnya

Pendaftaran untuk mengikuti seleksi CPNS tahun 2019 telah dibuka pada Senin (11/11/2019) lalu. Setelah sebelumnya beberapa instansi mengumumkan detail formasi yang dibutuhkan, kini saatnya kamu melakukan pendaftaran.

Sebelum mendaftar, kamu perlu membaca pengumuman diinstansi yang ingin kamu lamar. Contohnya, jika aku ingin menjadi PNS di kemenkumham, maka aku perlu mengecek pengumuman rekrutmen CPNS dari website remsi kemenkumham. Ini karena ada persyaratan atau informasi tambahan yang perlu diperhatikan.

Setelah itu, barulah mendaftar dan membuat akun di SSCN.

Buat yang masih belum tau, seluruh proses pendaftaran dilakukan di situs SSCN (sscn.bkn.go.id). Tidak peduli formasi dan instansinya, semuanya dilakukan disitus yang sama.

Lalu apa pentingnya melihat website instansi bersangkutan? Ini karena ada instansi yang meminta kita melampirkan berkas atau persyaratan tambahan, seperti TOEFL misalnya, tidak semua instansi meminta skor TOEFL.

Mengingat saat ini sudah mendekati masa akhir pendaftaran dan penutupan, alangkah lebih baiknya kamu segera menyelesaikan pendaftaran akun di SSCN. Terlebih berdasarkan pengalaman ditahun sebelumnya, menjelang penutupan pendaftaran biasanya akan terjadi server down. Ini dikarenakan banyaknya orang yang mengakses web SSCN menjelang masa akhir pendaftaran.

Kamu tidak mau kan, terkendala dalam mendaftar CPNS hanya karena masalah sepele tadi?

Hari sudah mulai mendekati masa penutupan, namun kamu belum juga mendaftar akun di SSCN karena masih bingung bagaimana caranya? Kali ini ecpns.com akan memberikan rangkuman bagaimana cara mendaftar akun di sscn.bkn.go.id. Simak yuk bagaimana langkahnya.

Tahap 1: Pendaftaran akun SSCN

Perlu diketahui bahwa untuk mendaftar seleksi CPNS kali ini kamu disarankan menggunakan PC untuk melakukan pendaftaran supaya tampilannya lebih nyaman. Karena berdasarkan pengalaman penulis, menggunakan ponsel memang lebih praktis. Akan tetapi tampilan yang dihasilkan kurang maksimal.

Pertama, buka sscn.bkn.go.id pada browsermu. Setelah itu klik “registrasi” untuk mendaftarkan akunmu. Kamu juga dapat mengklik “daftar sekarang” untuk mendaftarkan akunmu.

Kamu akan dibawa kesitus sscndaftar.bkn.go.id seperti dibawah ini.

Disini, isi data dirimu sesuai dengan ketentuan yang tertera. Misalkan jika ada ketentuan nama sesuai ijazah, maka isikanlah namamu sesuai dengan ijazahmu. Disini kamu juga akan diminta untuk memasukkan alamat email. Pastikan kamu juga sudah memiliki alamat email yang aktif ya. Jika belum, kamu bisa baca disini: https://bukugue.com/cara-membuat-email-gmail/.

Selanjutnya, kamu akan diminta upload pas foto dengan latar belakang foto berwarna merah. Setelah itu akan muncul laman yang berisi data kamu. Pastikan data telah terisi dengan benar. Baca kembali data yang telah kamu masukkan tadi. Jika sudah, kamu dapat melanjutkan pendaftaran.

Lalu akan ada notice bahwa pendaftaran selesai dan kamu sudah berhasil registrasi. Dititik ini kamu baru berhasil membuat akun SSCN-nya. Klik saja tombol “Lanjutkan Login pendaftaran”. Setelah itu Login dengan data yang sudah kamu isi sebelumnya tadi.

Setelah login, kamu akan melihat tampilan laman seperti dibawah ini. Disini kamu diminta untuk mencetak kartu informasi akun. Klik tombol “Cetak kartu informasi akun”, setelah dapat kartunya, print kartu tersebut.

Cetak Kartu pendaftaran CPNS 2019

Kartu informasi yang dicetak ini diperlukan untuk membuat swafoto. Jadi kamu tidak akan bisa lanjut prosesnya, jika kamu belum mencetak kartu ini.

Tahap 2: Unggah Swafoto

Masih dilaman yang sama laman cetak informasi akun, kamu diminta mengunggah file swafoto kamu. Simpelnya, swafoto itu adalah foto diri kamu sambil memegang KTP dan print-an kartu informasi akun.

Jika kamu masih bingung bagaimana yang dimaksud dengan swafoto ini, kamu dapat melihatnya pada website sscn. Karena di sana sebenarnya sudah ditunjukkan contoh swafoto yang benar.

Setelah berhasil membuat foto swafoto, kamu akan punya file foto yang belum diperkecil. Tergantung ukuran megapixel kamera yang digunakan, ukurannya akan berbeda-beda. Nah, file foto ini perlu diperkecil hingga ukuran filenya lebih kecil dari 200KB.

Cara perkecilnya dijelaskan dilaman ini: ecpns.com/mengecilkan-ukuran-foto-jadi-200kb/

Tahap 3: Pengisian Biodata

Setelah mengunggah swafoto, kamu akan dihadapkan dengan laman pengisian biodata seperti dibawah.

Adapun data yang harus diisi pada formulir ini adalah nama sesuai ijazah (nama lengkap sudah otomatis terisi), gelar depan ijazah, gelar belakang ijazah, e-mail, alamat domisili, dan seterusnya.

Tahap 4: Pemilihan Formasi

Setelah mengisi biodata, kamu kini dapat mengisi formasi yang ingin kamu lamar. Pertama kamu diharuskan memilih instansi yang ingin kamu lamar. Setelah itu kamu dapat mengisi jenis formasi yang ingin kamu lamar.

Kami akan memberikan contoh untuk pelamar pada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), terlihat bahwa kita hanya bisa menginput data-data sebelum 25 November 2019 pada pukul 23:59.

Pada tahap ini pula kamu diharuskan mengisi data mengenai nomor ijazah, gelar, sekolah atau universitas, dan sebagainya. Pastikan data yang kamu isi sudah lengkap dan benar. Lalu lanjutkan pendaftaran dengan mengisi kode captcha terlebih dahulu.

Tahap 5: Upload Dokumen

Setelah mengisi pada tahap pengisian formasi, selanjutnya kamu diharuskan mengupload seluruh berkas sebagai syarat pendaftaran. Kententuan dokumen yang diupload berbeda-beda sesuai instansi dan jenis formasi yang dilamar.

Upload scan dokumen dan foto sesuai ketentuan yang diumumkan oleh instansi. Misalnya apakah surat lamaran harus diketik atau ditulis tangan dan sebagainya. Untuk ketentuannya biasanya kamu dapat melihatnya pada website resmi masing-masing instansi.

Pastikan kamu mengupload dokumen sesuai ketentuan instansi. Oh iya, untuk memastikan dokumen yang diupload sudah benar atau belum kamu dapat menekan tombol “lihat”. Setelah mantap mengisi data formasi yang dilamar dan dokumen, kamu dapat melanjutkannya menuju resume pendaftaran.

Tahap 6: Resume

Setelah memastikan bahwa kamu sudah mengisi data dan dokumen dengan benar, kini kamu dapat menuju tahap resume pendaftaran.  Kamu diharuskan memberikan tanda centang pada data dan persyaratan yang sudah kamu inputkan tadi. Setelah mencentangnya, kamu dapat melanjutkannya untuk mengakhiri pendaftaran.

Sebagai catatan, sekali kamu mengakhiri pendaftaran, kamu tidak dapat mengganti data apapun. Jadi sekali lagi, pastikan semua data dan dokumen yang kamu upload sudah benar dan sesuai ketentuan. Setelah yakin bahwa semua data yang kamu masukkan sudah benar, kamu dapat melakukan submit dan mengunduh kartu.

Oh iya, pada beberapa formasi ada pula persyaratan dokumen yang tidak diupload melalui SSCN. Salah satunya adalah tinggi badan ini. Berdasarkan pengalaman tahun lalu, tinggi badan biasanya diukur pada saat verifikasi. Sehingga ukuran yang dihasilkan tentunya akan lebih valid.

Kembali lagi, pada proses pendaftaran di SSCN ini ada dua macam kartu yang harus kamu unduh dan cetak. Yang pertama yaitu kartu informasi akun. Kartu informasi akun ini merupakan kartu yang kamu gunakan untuk melakukan swafoto di awal tahap pendaftaran. Kemudian yang kedua adalah kartu pendaftaran.

Kedua kartu ini wajib kamu simpan dan kemudian kamu bawa pada saat melakukan ujian SKD nantinya. Bukan hanya kartu, kamu juga wajib menyimpan semua dokumen  yang kamu upload tadi. Tidak terkecuali didalamnya adalah surat lamaran dan surat keterangan (sesuai ketentuan instansi) yang kamu ketik atau tulis sebelumnya.

Sekian itu tadi tutorial atau cara untuk membuat akun di SSCN tahun 2019. Sekali lagi, jika memang kamu berniat untuk mengikuti seleksi CPNS 2019 ini, alangkah lebih baik jika kamu segera membuat akun di SSCN supaya dapat terhindar dari resiko webdown di akhir masa pendaftaran.

Leave a Reply